Top 3 Dunia: Turki Hentikan Ekspor Impor ke Israel

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

TEMPO.CO, Jakarta - Berita Top 3 Dunia pada Jumat 3 Mei 2024 diawali oleh Turki menghentikan semua ekspor impor dari dan ke Israel.

Sementara di urutan kedua, para pejabat Israel cemas dengan adanya laporan bahwa Mahkamah Pidana Internasional (ICC) berencana mendakwa para petinggi militer dan politik mereka atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Sedangkan di urutan ketiga, unjuk rasa untuk mendukung Palestina di sejumlah kampus di Amerika Serikat berhujung rusuh.

Berikut Top 3 Dunia selengkapnya.

1. Kian Panas, Turki Putuskan Hubungan Dagang dengan Israel

Turki menghentikan semua ekspor impor dari dan ke Israel pada Kamis, 2 Mei 2024. Menurut Kementerian Perdagangan Turki, dihentikannya ekspor impor tersebut seiring memburuknya tragedi kemanusiaan di Palestina.

“Transaksi ekspor dan impor mengenai Israel telah dihentikan, mencakup semua produk,” kata Kementerian Perdagangan Turki dalam sebuah pernyataan.

Baca buletin selengkapnya di sini

2. Ini Alasan Israel dan Sekutunya Takut pada ICC

Iklan

Israel telah lama dituduh bertindak dengan kekebalan norma di wilayah Palestina nan didudukinya, dengan mengandalkan support dari Amerika Serikat dan negara-negara Barat nan lebih luas untuk melindunginya dari dampaknya.

Namun, sebuah laporan media baru-baru ini dari Israel mengindikasikan bahwa para pejabat Israel mungkin cemas bakal perubahan arah angin dengan adanya laporan bahwa Mahkamah Pidana Internasional (ICC) berencana untuk mendakwa para petinggi militer dan politik Israel atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Baca buletin selengkapnya di sini

3. Demonstran Pro-Palestina dan Polisi Bentrok di Kampus AS, Ratusan Mahasiswa Ditangkap

Unjuk rasa untuk mendukung Palestina di sejumlah kampus di Amerika Serikat berhujung rusuh. Polisi secara paksa membubarkan pengunjuk rasa di beberapa perguruan tinggi pada Kamis, 2 Mei 2024, termasuk merobohkan sebuah perkemahan di UCLA.

Pada awal hari, polisi nan mengenakan helm menyerbu tenda kota nan didirikan di Universitas California di Los Angeles. Polisi menggunakan flash bang dan perlengkapan antihuru-hara untuk menerobos barisan peserta unjuk rasa pro-Palestina nan saling berdampingan tangan untuk menghentikan polisi masuk ke dalam kampus.

Baca buletin selengkapnya di sini

REUTERS | AL JAZEERA

Sumber Tempo
Tempo