Prabowo-Gibran: Soal Kabinet hingga Pesan dari Luhut

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menegaskan susunan kabinet pemerintahan mendatang merupakan kewenangan prerogatif presiden terpilih  Prabowo Subianto. Hal itu dikatakan oleh Presiden Jokowi saat ditanya jika dirinya diminta alias ikut memberikan saran mengenai susunan kabinet mendatang.

"Kabinet itu adalah 100 persen kewenangan prerogatif presiden. Kalau usul-usul boleh, tapi itu kewenangan penuh presiden terpilih," kata Jokowi, Jumat 3 Mei 2024.

1. Presidential Club

Prabowo Subianto berambisi membikin klub kepresidenan alias presidential club. Juru bicara presiden terpilih, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan, klub tersebut bakal diisi aktivitas rutin berjumpa dengan para mantan presiden. Kata Dahnil, Prabowo mau menjaga silaturahmi kebangsaan. “Esensinya Pak Prabowo mau para mantan presiden bisa tetap rutin berjumpa dan berbincang tentang masalah-masalah strategis kebangsaan,” kata Dahnil, pada Jumat, 3 Mei 2024.

2. Kabinet

Menjelang pelantikan pada Oktober 2024, Prabowo Subianto mulai membentuk fondasi pemerintahannya, sejumlah nama turut ditarik untuk bergabung. Prabowo juga mengeklaim bakal merangkul semua partai politik pendukung dan rivalnya dalam Pemilihan Presiden 2024. Dikutip dari Koran Tempo jenis Jumat, 3 Mei 2024 dalam koalisi nan hendak dibentuk pemerintah Prabowo-Gibran, ada 41 posisi menteri nan ditawarkan, sehingga susunan menteri kabinet bertambah dari 34 menteri seperti saat ini. 

3. Pesan dari Luhut untuk Prabowo

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan pesannya kepada Prabowo Subianto selaku presiden terpilih periode 2024–2029, untuk tidak membawa orang toxic alias bermasalah ke kabinetnya. “Untuk presiden terpilih, saya bilang jangan bawa orang toxic ke kepemerintahanmu, itu bakal sangat merugikan kita,” kata Luhut, Jumat, 3 Mei 2024, dikutip Antara.

4.  Santai Saja

Iklan

Gibran mengeklaim hubungan antara partai politik dalam Koalisi Indonesia Maju baik-baik saja, perihal ini  terkait penolakan Partai Gelora terhadap kemungkinan bergabungnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan koalisi pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 

“Baik, baik banget. Lha kenapa? Santai saja. Semuanya baik-baik saja,” kata Gibran, Kamis, 2 Mei 2024.

Putra sulung Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu mengungkapkan kondisi terkini mengenai koalisi tetap cair. Namun, menanggapi pertanyaan soal kesempatan PKS untuk bisa berasosiasi dengan koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran tersebut, dia mengatakan perihal itu bakal dibicarakan lagi. “Ya untuk sekarang semua tetap cair lah ya, dibicarakan kelak lagi ya,” kata Gibran.

5. Pertemuan dengan KSAU

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono membahas perihal penguatan pertahanan udara dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di instansi Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis, 2 Mei 2024. Dari akun IG Kementerian Pertahanan @kemhan, Jumat, 3 Mei 2024, terlihat beberapa foto nan menunjukkan Tonny beserta jajarannya mendatangi ruang kerja Prabowo Subianto.

HENDRIK YAPUTRA | SEPTIA RYANTHIE | SULTAN ABDURRAHMAN

Pilihan Editor: Prabowo Ingin Buat Presidential Club, Tanggapan Jokowi hingga Pengamat Politik

Sumber Tempo
Tempo