Perhatikan Sinyalnya, Siapa Tahu Teman Sendiri adalah Belahan Jiwa Anda

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

TEMPO.CO, Jakarta - Anda mau tahu apakah si dia belahan jiwa dan kudu mulai dengan mencari beberapa karakter kepribadian nan krusial untuk hubungan ke depan. Pria dan wanita nan matang secara emosional dan bertanggung jawab menunjukkan perilaku perhatian terhadap pasangan dalam hubungan mengenai kasih sayang, moral internal, hati nurani sebagai manusia dan pasangan.

Banyak orang nan memperkuat dalam hubungan dengan pasangan nan tidak mempunyai standar emosional minimal ini. Berada dalam hubungan dengan orang-orang nan tidak matang secara emosional menghasilkan hubungan nan tidak sehat alias beracun, nan mungkin susah bagi sebagian orang untuk ditinggalkan.

Jadi, tanda kepribadian apa nan membikin orang menjadi bagian jiwa potensial dan merupakan tanda cukup stabil secara emosional untuk mempunyai hubungan jangka panjang dan berkomitmen? Menurut Your Tango, berikut tujuh sinyal pasangan adalah bagian jiwa, siapa tahu dia kawan sendiri.

Bertanggung jawab
Pasangan bertanggung jawab atas apa nan dikatakan dan lakukan serta menindaklanjutinya. Ia bertanggung jawab atas emosi dan perilaku sendiri. Dan jika melakukan kesalahan bakal memperbaikinya.

Jujur
Ia transparan dalam semua hubungan dan secara konsisten mengatakan nan sebenarnya. Ia mau jujur dan tidak berbohong, mencoba menipu, menghilangkan alias memutar info untuk untung sendiri.

Tegas
Pasangan bakal menyatakan pikiran, perasaan, dan pendapat, serta mengharapkan perihal nan sama dari Anda. Ia bakal tegas dalam style komunikasi dan berupaya keras menuju hasil nan saling menguntungkan, di mana Anda berdua puas dengan solusinya. Balas dendam tidak ada di kamusnya. Ia dapat meminta apa nan dibutuhkan secara langsung, jujur, dan penuh hormat, di mana martabat setiap orang tetap terjaga.

Iklan

Rasional
Daripada condong berperilaku seperti anak mini dan pemarah, dia masuk logika dan logis dalam interaksi. Ia tidak bakal membiarkan emosi mengatur perilaku dan Anda merasa kondusif saat berada di dekatnya.

Mendukung
Pasangan mau mendukung dengan langkah nan sehat, di mana kedua belah pihak mempunyai kehidupan dan emosi tetapi tetap saling mendukung, baik suka maupun duka. Ia tidak tertarik untuk menghancurkan Anda untuk mendapatkan apa nan diinginkan. Ia mau Anda utuh dan sehat secara emosional.

Punya empati
Ia menghormati orang lain dan nan paling krusial menghormati Anda, cukup untuk mempertimbangkan gimana memilih kata-kata dan berperilaku. Ia juga tidak mempunyai niat untuk menyakiti, mempermalukan, alias merendahkan Anda.

Penyayang
Ia mau hubungan cinta nan kondusif secara emosional, sehat, dan penuh kasih, nan didasari prinsip saling menghormati, kesopanan, dan komitmen.

Pilihan Editor: Merasa Terjebak dalam Hubungan Tak Bahagia? Bulatkan Tekad untuk Pergi

Sumber Tempo
Tempo