Penonton Konser Taylor Swift di Skotlandia Ditangkap karena Ngintip

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang laki-laki berumur 64 tahun nan merupakan penonton konser The Eras Tour Taylor Swift di Edinbrugh, Skotlandia, ditangkap dengan tuduhan melakukan voyeurisme alias tindakan mengintip orang lain secara diam-diam untuk mencapai kepuasan seksual.

Diberitakan New York Post pada Selasa (11/6), laki-laki tersebut ditangkap setelah menghadiri konser tersebut pada Sabtu (8/6) di Murrayfield Stadium.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seorang laki-laki berumur 64 tahun ditangkap dan didakwa sehubungan dengan pelanggaran voyeurisme nan dilakukan di Murrayfield selama aktivitas hari Sabtu 8 Juni," kata Inspektur David Happs dalam pernyataan.

"Dia dibebaskan lantaran janji untuk datang di Pengadilan Sheriff Edinburgh di kemudian hari," lanjutnya.

Menurut New York Post, voyeurisme secara non-konsensual adalah termasuk serangan dan melanggar hukum.

Dalam voyeurisme, seseorang bakal mengintip alias merekam tindakan individual dan privat seseorang seperti sedang berganti baju ataupun berasosiasi badan, demi kepuasan seksualnya.

Taylor Swift memulai konser Eras Tour di Inggris Raya pada Jumat (7/6) dengan pagelaran di ibu kota Skotlandia tersebut. Ia menggelar konser tiga malam di Murrayfield Stadium.

[Gambas:Video CNN]

New York Post menyebut, konser tersebut dipenuhi 73 ribu penonton di setiap malamnya dan membikin Eras Tour menjadi konser dengan penonton terbanyak dalam sejarah Skotlandia.

"Edinburgh!!! Kalian betul-betul membikin saya terpesona akhir pekan ini," tulis Swift. "Terima kasih telah memecahkan rekor kehadiran sepanjang masa untuk pagelaran stadion di Skotlandia 3 kali berturut-turut,"

"Dan atas semua langkah kalian membikin kami merasa seperti di rumah sendiri. Aku sayang kalian, kalian semua, 220.000 orang," lanjutnya.

Pertunjukan di Skotlandia merupakan awal dari 15 malam konser Taylor Swift di Inggris Raya nan tersebar dalam sejumlah gelombang.

Pada 7-9 Juni, Swift bakal konser di Murrayfield Stadium, Edinburgh, Skotlandia. Kemudian pada 13-15 Juni di Anfield, Liverpool, Inggris, lampau ke Principality Stadium di Cardiff, Wales. Ia kemudian bakal ke Wembley Stadium London pada 21-23 Juni.

[Gambas:Instagram]

Swift lampau bakal ke sejumlah negara Eropa sebelum kemudian kembali ke Wembley Stadium London pada 15-20 Agustus 2024. Penampilan itu juga jadi penutup Eras Tour di benua Eropa.

Pada Mei 2024, laporan dari Bank Barclays menyebut rangkaian konser Eras Tour di Inggris Raya tersebut bakal mendongkrak ekonomi negara kerajaan itu hingga 997 juta poundtserling alias setara dengan Rp20,6 triliun (1 pound=Rp20.733).

Perolehan tersebut datang dari rata-rata fans Swift menghabiskan hingga 848 poundsterling alias setara dengan Rp17,5 juta.

(end)

Sumber cnn indo
cnn indo