Pemotor Kawal Ambulans di Jalan Bisa Ditilang Polisi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Sabtu, 04 Mei 2024 11:55 WIB

Menurut Korlantas Polri pengawalan di jalanan wajib dilakukan petugas kepolisian nan mempunyai kompetensi dan izin. Menurut Korlantas Polri pengawalan di jalanan wajib dilakukan petugas kepolisian nan mempunyai kompetensi dan izin. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Jakarta, CNN Indonesia --

Masyarakat nan berkendara sembari mengawal ambulans di jalanan bisa ditindak polisi dan dikenakan hukuman tilang. Hal tersebut dilandasi patokan pada Pasal 287 Ayat 4 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Kepolisian melalui akun media sosial TMC Polda Metro nan mengedukasi tentang perihal ini juga memastikan perihal tersebut.

"Warga sipil nan melakukan pengawalan terhadap ambulans bisa ditilang!" tulis penjelasan unggahan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ambulans merupakan salah satu kendaraan prioritas di jalan, jadi tanpa dikawal pun sebenarnya kendaraan ini secara norma berkuasa diutamakan pengendara lain.

Sementara kendaraan lain nan bermaksud mengawal malah justru bisa menghalangi alias mengganggu pergerakan ambulans. Kepolisian bisa melakukan penilangan bagi kendaraan nan seperti itu.

"Setiap orang nan mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan nan melanggar ketentuan mengenai penggunaan alias kewenangan utama bagi Kendaraan Bermotor nan menggunakan perangkat peringatan dengan bunyi dan sinar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, Pasal 106 ayat(4) huruf f, alias Pasal 134 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan alias denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah)," bunyi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ Pasal 287 Ayat (4).

Pada Desember 2023 sempat viral di media sosial peristiwa pengendara motor ditilang saat mengawal mobil ambulans di area Kuningan, Jakarta Selatan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman saat itu mengatakan pemotor tersebut menyalahi aturan.

"Dihentikan oleh petugas lantaran sesuai patokan ketentuan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengawalan itu kudu mempunyai kompetensi dan itu kewenangan dari Polri," kata Latif pada 13 Desember 2023.

Menurut Latif, motor pengawal kudu resmi dan pengendaranya resmi mempunyai kompetensi dan mengantongi izin Polri.

[Gambas:Instagram]

Aturan tentang pengawalan ambulans terdapat pada UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 135 Ayat 1 nan bersuara kendaraan mendapat kewenangan utama sebagaimana dimaksud pada Pasal 134 kudu dikawal petugas kepolisian alias menggunakan isyarat lampu merah alias biru dan bunyi sirene.

Pasal 134 mengatur mengenai pengguna jalan memperoleh kewenangan utama seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan iring-iringan pengantar jenazah.

Selanjutnya, pada Pasal 135 Ayat 2 dijelaskan polisi melakukan pengamanan jika mengetahui pengguna jalan sebagaimana dimaksud pada ayat 1.

Kemudian Pasal 135 Ayat 3 menetapkan perangkat pemberi isyarat lampau lintas dan rambu tidak bertindak untuk Kendaraan nan memperoleh kewenangan utama sebagaimana dimaksud Pasal 134.

(bil/fea)

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn indo
cnn indo