Pelanggan Ini Protes Beli Nasi Padang Sampai Rp 113 Ribu

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Seorang pelanggan tidak terima setelah membeli nasi Padang lauk ayam di sebuah restoran. Karena dapat lauk ayam berukuran besar, ia pun ditagih sampai Rp 113 ribu!

Nasi Padang tidak hanya populer di Indonesia, tapi juga di Singapura. Namun, nasi Padang yang dijual di Singapura punya banyak versi. Ada yang memang autentik seperti di Indonesia dan ada juga nasi Padang dengan gaya Malaysia.

Meskipun begitu, makanan-makanan nasi seperti ini telah dinikmati sehari-hari oleh banyak masyarakat Singapura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soal penampilan dan rasa mungkin memang tidak se-autentik di Indonesia, tetapi masih mirip. Namun, soal harga, nasi Padang di Singapura tentu jauh lebih mahal.

Bahkan, terkadang masyarakat Singapura sendiri mengaku nasi Padang itu dijual dengan harga yang sangat mahal. Seperti protes yang dilakukan pelanggan wanita ini.

Melalui unggahan di Facebook COMPLAINT SINGAPORE, wanita bernama Jenny Lam menceritakan dirinya yang belum lama ini membeli nasi Padang Malaysia di Fork & Spoon, berlokasi di Woodlands Mart, lapor independent.sg (29/04).

Ini bukanlah pertama kali ia membeli nasi Padang tersebut. Sehingga, ia tahu persis harga-harganya.

Jenny mengaku biasanya membeli nasi Padang dengan kombinasi lauk, dan harganya hanya $7 atau setara dengan Rp 83.000. Namun, pada kunjungan terakhirnya, ia dibuat terkejut karena harga yang ditagih jauh lebih mahal.

Jenny membeli satu paket nasi padang dengan lauk ayam, dan ditagih dengan harga $9.50 atau setara dengan Rp 113.000.

Pelanggan Ini Protes Beli Nasi Padang Sampai Rp 113 RibuSeperti ini tampilan Nasi Padang Seharga Rp 113 Ribu yang dibeli pelanggan ini. Foto: independent.sg / Facebook

Ia menyadari tagihannya berbeda jauh dari biasanya karena ia menerima kembalian lebih sedikit. Wanita ini membayar menggunakan lembaran uang 50 dollar SGD. Namun, kembalian yang ia terima hanya sebesar $39 atau sama dengan Rp 464.000.

Mengetahui hal ini, Jenny pun bertanya kepada pelayan terkait alasan mengapa harga nasi Padang itu mahal. Jawaban pelayan pun semakin membuat pelanggan ini kesal.

Menurut pelayan, harganya mahal karena paha ayam yang disajikan punya ukuran jauh lebih besar dari biasanya.

Jika dilihat dari unggahan foto, nasi Padang itu tidak seperti nasi Padang Indonesia. Sebungkusnya terdiri dari nasi, sayuran kacang panjang dan semacam orek tempe, dan dilengkapi paha ayam goreng yang dibumbui bumbu merah.

Paha ayam yang ditawarkan memang terlihat cukup besar dan terlihat punya daging tebal. Namun, alasan tersebut masih tidak bisa diterima oleh Jenny.

Seperti ini tampila  Woodsland Mart, tempat pelanggan membeli nasi Padangnya.Seperti ini tampila Woodsland Mart, tempat pelanggan membeli nasi Padangnya. Foto: Calvin Yang

Unggahan Jenny pun menarik perhatian banyak orang di Facebook. Sebagian netizen juga merasa harga makanan-makanan saat ini memang jauh lebih mahal. Mereka banyak menemukan menu-menu di coffee shop yang naik harga.

Netizen lain juga memberitahu Jenny jika harga makanan di gerai-gerai seperti itu memang bisa tiba-tiba meningkat. Sedangkan, ada juga yang menyarankan agar ke depannya Jenny menanyakan harga terlebih dahulu sebelum menyesal membelinya.

Simak Video "Bikin Laper: Nasi Padang Beef Brisket yang Menggugah Selera"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)

Sumber Detik Food
Detik Food