Kronologi Pemerasan Ria Ricis oleh Tersangka Berinisial AP

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Selebritas Ria Ricis menjadi korban ancaman dan pemerasan oleh seseorang nan tidak dikenal.

Pelaku nan mengaku sebagai Jacky mengaku memiliki foto pribadi Ria Ricis, serta menakut-nakuti bakal menyebarkannya andaikan tidak diberi sejumlah uang.

Ria pun melaporkan dugaan pemerasan itu ke Polda Metro Jaya pada 7 Juni lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepolisian pun segera bergerak dan sukses menangkap terduga pelaku dengan inisial AP di Cipayung, Jakarta Timur pada Senin (10/6) malam. AP sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Awal mula kasus pemerasan

Ria Ricis mengaku pertama kali menerima ancaman ketika seseorang tidak dikenal menghubunginya dan menakut-nakuti bakal menyebarkan foto serta video pribadinya ke publik.

Pelaku meminta sejumlah duit nan tidak sedikit, ialah Rp 300 juta, sebagai hadiah untuk tidak melanjutkan niat jahatnya tersebut

Selanjutnya, Ria Ricis melaporkan tindakan pemerasan nan dialaminya itu ke Polda Metro Jaya pada 7 Juni lalu. Ricis pun telah dimintai keterangan oleh interogator pada Senin (10/6).

Ria juga mengaku mengenal sosok pelaku nan diduga menakut-nakuti menyebarkan foto dan video pribadinya di media sosial jika tak mengirimkan duit Rp300 juta. Namun, dia enggan mengungkapkan langsung sosok itu.

Ricis mengatakan dirinya sempat berasosiasi baik pada masa lalu. Bahkan, dia tak mengira orang itu menjadi sang pelaku ketika polisi menyebut nama Jacky dalam pemeriksaan.

"Iya, saya kenal orangnya. Kami punya hubungan baik dulu," ujar Ria Ricis melalui Instagram Stories.

"Bahkan, dari awal saya enggak pernah notice nama dia waktu Polda sebutkan ciri-cirinya. Saking saya berpikir positif," imbuhnya.

Ia kemudian mengungkapkan awal mula dugaan pemerasan itu terjadi. Ricis mengaku pernah menyerahkan teleponnya kepada pelaku pada suatu kesempatan.

Namun, dia tidak mengetahui bahwa momen itu rupanya disalahgunakan pelaku. Ia menduga pelaku memindahkan foto dan video pribadinya dalam kesempatan itu.

Polisi sudah tangkap pelaku

Polisi akhirnya sukses menangkap pelaku pengancaman dan pemerasan Ria Ricis di area Cipayung, Jakarta Timur.

"Tim interogator sukses melakukan upaya paksa penangkapan tersangka AP di rumahnya di Kelurahan Cipayung, Jaktim," Ade Safri kepada wartawan, Selasa (11/6).

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan AP ditangkap pada Senin (10/6) sekitar pukul 20.00 WIB.

Ade menuturkan usai ditangkap, AP langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa secara intensif.

"Dibawa ke mako instansi interogator Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk dilakukan investigasi lebih lanjut atas dugaan tindak pidana," tutur dia.

Dalam kasus ini, polisi turut menyita sejumlah peralatan bukti seperti ponsel, simcard, hingga tiga akun media sosial nan dibuat AP.

AP sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka. Pria berumur 29 tahun itu diduga mendapatkan foto dan video pribadi Ria Ricis dengan langkah meretas ponsel.

"Mengakses secara terlarangan sistem elektronik milik korban ini nan berisi info maupun arsip elektronik milik korban," kata Ade Safri.

Foto dan video nan diperoleh lampau diunggah oleh AP ke tiga akun media sosial. Baik Instagram, Twitter, hingga TikTok.

Setelahnya, AP membikin tangkapan layar atas unggahan nan telah dibuat itu. Tangkapan layar itu dikirim oleh AP ke manajer Ria Ricis untuk menakut-nakuti dan memeras korban.

Kini, kasus tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Berdasarkan hasil gelar perkara pada Senin (10/6), interogator menemukan unsur pidana.

Pelaku juga dijerat Pasal 27B ayat (2) juncto Pasal 45 dan alias Pasal 30 ayat (2) juncto Pasal 46 dan alias Pasal 32 ayat (1) juncto Pasal 48 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Ade Safri menyebut tersangka AP melakukan perbuatannya itu lantaran motif ekonomi.

(csp/kid)

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn indo
cnn indo