Keren! 5 Limbah Makanan Ini Diolah Jadi Pakaian dan Sepatu

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Limbah dan sampah makanan kini bisa diolah jadi berbagai barang. Seperti sepatu, gaun dan peralatan lain. Sebuah solusi bagusuntuk selamatkan lingkungan.

Industri fesyen atau fashion, sudah ada sejak berabad lalu. Kini banyak produk fashion, yang menggunakan olahan bahan makanan.

Bahan katun, sutera, kulit, hingga wool sering menjadi komposisi utama dalam pembuatan pakaian hingga tas. Tapi sayangnya, penggunaan bahan-bahan ini tak terlalu ramah lingkungan. Pada produksi katun contohnya, yang didapat dari serat halus dari biji tanaman kapas. Berdampak pada erosi tanah, hingga mengkontaminasi air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena hal ini banyak brand pakaian hingga fashion lainnya memilih untuk mulai beralih ke bahan yang ramah lingkungan. Banyak perusahaan yang mengembangkan produk mereka, dari sisa makanan seperti buah dan sayuran. Kemudian makanan ini diubah menjadi bahan atau material yang dibutuhkan di industri fashion.

Berikut lima limbah makanan yang sukses diolah menjadi barang fashion keren.

1. Kulit Buah Anggur

Keren! 5  Limbah Makanan Ini Diolah Jadi Pakaian dan SepatuKeren! 5 Limbah Makanan Ini Diolah Jadi Pakaian dan Sepatu Foto: Site News

Perusahaan Vageatextile membuat bahan kulit untuk pakaian hingga sepatu dari kulit buah anggur. Biasanya kulit buah anggur ini dibuang begitu saja dalam skala yang besar, untuk pengolahan wine.

Demi mengurangi limbah makanan, akhirnya Vegeatextile merubah kulit anggur ini menjadi bahan kulit yang ramah lingkungan. Tanpa perlu membunuh hewan apapun, sehingga Vegeatextile ini cocok bagi para pencinta lingkungan dan hewan. Sampai saat ini Vageatextile masih terus melanjutkan penelitian mereka, untuk mengembangkan dan menjalankan bisnis ini.

Sebelumnya Vegeatextile mendapat banyak sorotan setelah, gaun hasil rancangan Tiziano Guardini yang terbuat dari kulit anggur ini, dipajang di dalam V&A Museum's Fashioned From Nature di London, Inggris. Vegeatextille sendiri punya konsep fashion yang berkelanjutan.

2. Limbah dari Perkebunan

Keren! 5  Limbah Makanan Ini Diolah Jadi Pakaian dan SepatuKeren! 5 Limbah Makanan Ini Diolah Jadi Pakaian dan Sepatu Foto: Site News

Perusahaan Circular Systems merupakan pemenang dari H&M Foundation's Global Change Award. Perusahaan ini membuat bahan yang terbuat dari residu pertanian, atau limbah setelah panen seperti daun dan ranting pisang, tebu, biji rami, hingga hemp.

Mereka menyebutkan bahwa limbah panen dari lima tumbuhan ini, bisa memproduksi 250 juta ton serat, yang menutupi permintaan pasar di industri fashion. Selain itu, Circular Systems menuturkan bahwa jika sisa panen ini tidak di daur ulang, maka sisa hasil panen ini akan membusuk dan memproduksi methane, yang bisa menyulut api dan membuat polusi udara.

Hal ini lah yang membuat Circular Systems membuat beberapa bahan material, termasuk kemasan, hingga tekstil menggunakan Agroloop BioFibre yang jauh lebih ramah lingkungan. Dibandingkan menggunakan bahan-bahan lain, yang berdampak buruk pada lingkungan.

3. Sisa Olahan Kentang

Keren! 5  Limbah Makanan Ini Diolah Jadi Pakaian dan SepatuKeren! 5 Limbah Makanan Ini Diolah Jadi Pakaian dan Sepatu Foto: Site News

Parblex merupakan produsen bahan yang menggunakan limbah dari kentang, sebagai bahan dasar utama mereka. Sama seperti produk ramah lingkungan lainnya, Parblex ingin menciptakan bahan-bahan yang tidak memiliki efek terhadap lingkungan dalam proses pembuatannya.

Dengan nama produk 'Chip(s) Board', Parblex membuat bioplastik atau bahan penempel untuk kancing dan aksesoris dari limbah kentang, yang tentunya tidak terlalu bahaya seperti plastik. Ada tiga warna yang tersedia untuk produk ini, yaitu 'smoke', 'tortoiseshell' dan 'snow'.

Selain itu Chip(s) Board ini menggunakan proses pembuatan ramah lingkungan, dengan metode zero-waste production. Di mana sistem ini mengambil sisa limbah kentang yang tersisa, dan diolah lagi hingga habis dan tak ada yang dibuang.

Sumber Detik Food
Detik Food