Jurgen Klopp Dibidik Timnas Amerika, Gantikan Berhalter

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Kamis, 11 Jul 2024 23:59 WIB

Mantan pembimbing Liverpool Jurgen Klopp dibidik timnas Amerika Serikat menggantikan Gregg Berhalter setelah kandas pada Copa America 2024. Jurgen Klopp jadi sasaran utama timnas Amerika usai kandas di Copa America 2024. (AFP/PAUL ELLIS)

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan pembimbing Liverpool Jurgen Klopp dibidik timnas Amerika Serikat menggantikan Gregg Berhalter setelah kandas pada Copa America 2024.

Berhalter kembali melatih timnas Amerika sejak Agustus 2023 hingga 10 Juli 2024. Sebelumnya pembimbing 50 tahun ini melatih The Yanks pada 2018 hingga 2022.

Akan tetapi kegagalan Amerika di Copa America 2024 saat jadi tuan rumah membikin Berhalter mengalami pemecatan. Saat direkrut pada 2023, Berhalter mendapat perjanjian hingga Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai tuan rumah, Amerika tersingkir di babak grup setelah menempati ranking ketiga Grup C. Christian Pulisic dan kawan-kawan kalah saing dengan Uruguay dan Panama.

Pada Rabu (10/7) waktu setempat, Berhalter dipecat timnas Amerika (USMNT). Meski begitu Amerika langsung bergerak mencari pengganti pembimbing 50 tahun tersebut.

Dikutip dari Independent, Amerika mengincar Jurgen Klopp nan saat ini tengah menganggur usai meninggalkan Liverpool pada musim lalu.

Timnas Amerika apalagi dilaporkan melakukan kontak dengan Jurgen Klopp untuk persiapa menuju Piala Dunia 2026 saat mereka kembali jadi tuan rumah berbareng Kanada dan Meksiko.

Nama Klopp sebagai pengganti ideal Berhalter pernah diungkapkan legenda timnas Amerika, Tim Howard, setelah juara Concacaf tujuh kali ini tersingkir dengan tragis di Copa America 2024 usai kalah 0-1 dari Uruguay.

"Jika saya memimpin [Federasi] Sepak Bola Amerika, saya bakal terbang ke Spanyol dan mengunjungi Jurgen Klopp. Saya percaya saya bisa meyakinkan dia untuk mengambil pekerjaan di USMNT," ujar Howard dalam unggahan di Twitter.

"Gregg Berhalter bakal disalahkan untuk [kegagalan] Copa America ini tetapi sebagian besar kesalahan terletak pada para pemainnya," tutur Howard menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

(sry/ptr)

Sumber cnn indo
cnn indo