Jokowi Soal Susunan Kabinet Prabowo: Kalau Enggak Diminta Saran tapi Ikut Nimbrung, Enggak Boleh

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo alias Jokowi tidak mempermasalahkan jika presiden terpilih Prabowo Subianto meminta saran untuk menyusun kabinet pemerintahannya nanti. Jokowi mengatakan baik dirinya maupun pihak-pihak lain boleh ikut beranggapan jika dimintai saran mengenai susunan kabinet Prabowo-Gibran.

Menurut Jokowi, beragam masukan itu boleh diberikan jika Prabowo meminta. “Kalau minta saran kan enggak apa-apa. Kalau minta saran,” kata Jokowi usai meninjau pameran mobil listrik di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat dalam keterangan video Sekretariat Presiden pada Jumat, 3 Mei 2024.

Yang jadi masalah, kata Jokowi, adalah jika ada pihak nan memberikan saran tanpa diminta. “Tapi jika enggak dimintai saran, ikut-ikutan nimbrung, nah itu nan enggak boleh,” ucap Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo itu menyatakan penentuan kabinet adalah 100 persen kewenangan prerogatif presiden. Meski boleh ada usul-usul dari luar, Jokowi menyatakan penetapan orang-orang nan bakal mengisi kabinet tetap berada di tangan presiden.

Adapun wakil presiden terpilih pendamping Prabowo sekaligus putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, tetap irit bicara ihwal rencana susunan menteri kabinet. Dia juga tutup mulut saat ditanya tentang persentase penempatan personel untuk posisi calon-calon pembantu presiden tersebut.

"Ditunggu saja," ucap Gibran saat ditemui awak media di Kantor DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, seusai rapat paripurna DPRD Kota Solo dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertangungjawaban Wali Kota Solo 2023, Selasa, 30 April 2024.

Iklan

Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana pun sudah merespons narasi nan dikembangkan sejumlah pihak mengenai keterlibatan Presiden Joko Widodo dalam penentuan menteri kabinet pemerintahan 2024--2029.

"Pengangkatan menteri dalam kabinet pemerintahan mendatang sepenuhnya menjadi kewenangan prerogatif Presiden Terpilih setelah dilantik 20 Oktober 2024," kata Ari Dwipayana akhir Maret 2024 lalu.

Diketahui, kabinet Prabowo-Gibran bakal resmi mulai bekerja menggantikan kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin pada akhir tahun nanti. Duet pemenang Pilpres 2024 dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu bakal dilantik pada 20 Oktober 2024.

Pilihan Editor: Respons PAN hingga Nasdem Soal Jatah Menteri dalam Kabinet Prabowo-Gibran

Sumber Tempo
Tempo