Israel Keluarkan Travel Warning ke Swedia Jelang Perhelatan Eurovision

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Seseorang melangkah melewati tanda Kontes Lagu Eurovision di Malmo, Swedia, 1 Mei 2024. REUTERS/Tom Little
Seseorang melangkah melewati tanda Kontes Lagu Eurovision di Malmo, Swedia, 1 Mei 2024. REUTERS/Tom Little

Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Rencana protes terhadap Israel nan ikut serta dalam Kontes Lagu Eurovision tahun ini memicu peringatan travel warning untuk penduduk Israel agar tidak datang ke aktivitas di Swedia tersebut, lapor Reuters pada Kamis.

Swedia telah menjanjikan pagelaran nan memukau pada 7-11 Mei, namun perihal itu bakal terjadi di tengah demonstrasi mengecam genosida Israel di Gaza, nan telah menewaskan lebih dari 34.600 penduduk Palestina, sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan.

Protes diperkirakan terjadi saat Israel mengambil bagian dalam semifinal kedua pada 9 Mei dan sekali lagi pada hari final, 11 Mei.

Dewan Keamanan Nasional Israel mengeluarkan peringatan untuk tidak melakukan perjalanan ke Malmo, mengutip “kekhawatiran nan berdasar bahwa unsur-unsur teroris bakal mengeksploitasi protes dan suasana anti-Israel untuk melakukan serangan terhadap penduduk Israel nan menghadiri Eurovision.”

European Broadcasting Union (EBU), nan menyelenggarakan kontes tersebut, menolak seruan agar Israel dan kontestannya, Eden Golan, didiskualifikasi.

Iklan

Israel diizinkan untuk berkompetisi setelah setuju untuk memodifikasi lirik lagu aslinya “October Rain” nan menurut EBU merujuk pada penyelundupan perlawanan Palestina di kota-kota Israel pada 7 Oktober.

Para aktivis mengkritik EBU lantaran tidak melarang Israel mengikuti Eurovision tahun ini, dan menyoroti bahwa Rusia tidak diikutsertakan pada 2022 setelah invasi mereka ke Ukraina.

Pilihan Editor: Antisipasi Protes Anti-Israel, Penyelenggara Eurovision Larang Pengibaran Bendera Palestina

REUTERS




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten nan dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.


 

Video Pilihan


Antisipasi Protes Anti-Israel, Penyelenggara Eurovision Larang Pengibaran Bendera Palestina

37 menit lalu

Seseorang memegang bendera Palestina saat demonstran berbanjar menuntut gencatan senjata dan diakhirinya serangan Israel di Gaza, selama bentrok nan sedang berjalan antara Israel dan golongan Islam Palestina Hamas, di New York City, AS, 19 Maret 2024. REUTERS/Eduardo Munoz
Antisipasi Protes Anti-Israel, Penyelenggara Eurovision Larang Pengibaran Bendera Palestina

Keputusan penyelenggara Eurovision diambil meskipun ketegangan meningkat seputar partisipasi Israel


WHO: Rencana Darurat Tak Bisa Cegah Kematian jika Israel Lakukan Serangan Darat di Rafah

2 jam lalu

Warga Palestina menikmati pantai pada hari nan panas, di tengah bentrok nan sedang berjalan antara Israel dan Hamas, di Rafah, di selatan Jalur Gaza, 24 April 2024. REUTERS/Mohammed Salem
WHO: Rencana Darurat Tak Bisa Cegah Kematian jika Israel Lakukan Serangan Darat di Rafah

WHO mengatakan tidak ada rencana darurat nan dapat mencegah "tambahan nomor kematian" di Rafah jika Israel menjalankan operasi militernya di sana.


Top 3 Dunia: Turki Hentikan Ekspor Impor ke Israel

3 jam lalu

Presiden Turki, Tayyip Erdogan dan PM Israel, Benjamin Netanyahu. Iakovos FOTO/Murat Cetinmuhurdar dan Hatzistavrou/Pool via REUTERS
Top 3 Dunia: Turki Hentikan Ekspor Impor ke Israel

Berita Top 3 Dunia pada Jumat 3 Mei 2024 diawali oleh Turki menghentikan semua ekspor impor dari dan ke Israel.


Ikuti Gerakan di AS, Mahasiswa Pro-Palestina Berkemah di Kampus-Kampus Australia

4 jam lalu

Massa Aksi Palestina berkumpul menjelang rapat umum, di tengah bentrok nan sedang berjalan antara Israel dan golongan Islam Palestina Hamas, di Sydney, Australia 3 Mei 2024. REUTERS/Alasdair Pal
Ikuti Gerakan di AS, Mahasiswa Pro-Palestina Berkemah di Kampus-Kampus Australia

Gelombang protes pro-Palestina di kampus-kampus Amerika Serikat telah menyebar ke beragam universitas di Australia.


Menyusul Kritik dari Israel dan AS, Ini Tanggapan Jaksa ICC

6 jam lalu

Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional Karim Khan di Den Haag, Belanda, 12 Oktober 2023. REUTERS/Piroschka van de Wouw
Menyusul Kritik dari Israel dan AS, Ini Tanggapan Jaksa ICC

Kantor kejaksaan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menyerukan diakhirinya apa nan mereka sebut sebagai intimidasi terhadap stafnya.


Palestina: Tidak Ada Guna Membahas Gaza di PBB

7 jam lalu

Suasana pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang bentrok antara Israel dan Hamas di markas besar PBB di New York, AS, 16 Oktober 2023. REUTERS/Andrew Kelly
Palestina: Tidak Ada Guna Membahas Gaza di PBB

Dubes Palestina untuk Austria menilai upaya membahas Gaza pada forum PBB tidak bakal berakibat pada kebijakan AS dan Eropa nan mendanai genosida.


Houthi Tawarkan Pendidikan bagi Mahasiswa AS nan Diskors lantaran Demo Pro-Palestina

12 jam lalu

Houthi Tawarkan Pendidikan bagi Mahasiswa AS nan Diskors lantaran Demo Pro-Palestina

Kelompok Houthi di Yaman menawarkan tempat melanjutkan studi bagi para mahasiswa AS nan diskors lantaran melakukan protes pro-Palestina.


Dokter Bedah Ternama Gaza Tewas di Penjara Israel, Diduga Disiksa

13 jam lalu

Dr. Adnan Al-Bursh. Istimewa
Dokter Bedah Ternama Gaza Tewas di Penjara Israel, Diduga Disiksa

Seorang master bedah Palestina terkemuka dari Rumah Sakit al-Shifa di Gaza meninggal di penjara Israel setelah lebih dari empat bulan ditahan.


Iran Bebaskan Awak Kapal Terafiliasi Israel nan Sempat Disita di Selat Hormuz

14 jam lalu

Seorang pejabat meluncur ke bawah tali saat penyergapan helikopter terhadap kapal MSC Aries di laut dalam tangkapan layar nan diperoleh dari video media sosial nan dirilis pada 13 April 2024. Video diperoleh Reuters/via REUTERS
Iran Bebaskan Awak Kapal Terafiliasi Israel nan Sempat Disita di Selat Hormuz

Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian mengatakan Iran telah membebaskan awak kapal MSC Aries nan terafiliasi dengan Israel, setelah sempat disita di dekat Selat Hormuz.


Kelompok Milisi Irak Lancarkan Serangan Rudal terhadap Israel

14 jam lalu

Sejumlah ultra Ortodoks berada di rudal balistik sebelum dievakuasi dari letak ditemukannya di gurun usai serangan rudal dan drone besar-besaran oleh Iran terhadap Israel, dekat kota selatan Israel. Arad, Israel 26 April 2024. REUTERS/Amir Cohen
Kelompok Milisi Irak Lancarkan Serangan Rudal terhadap Israel

Kelompok bersenjata Perlawanan Islam di Irak mengaku bertanggung jawab atas serangan rudal terhadap kota Tel Aviv dan Be'er Sheva di Israel.


Sumber Tempo
Tempo