Israel Berencana Usir Warga Palestina dari Rafah ke Pantai Gaza

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

TEMPO.CO, JakartaIsrael berencana mengusir penduduk Palestina keluar dari Kota Rafah di selatan Gaza ke sebidang tanah mini di sepanjang pantai Gaza menjelang invasi nan diantisipasi, menurut sebuah laporan nan mengutip para pejabat Amerika Serikat dan golongan bantuan.

Washington secara terbuka dan pribadi telah menyuarakan penolakannya terhadap invasi Israel ke Rafah, nan diyakini menampung sekitar 1,2 juta penduduk Palestina nan mencari perlindungan dari pengeboman Israel di utara Gaza.

Israel percaya para pejabat tinggi Hamas berlindung di bawah tanah di Rafah, nan terletak di sepanjang perbatasan dengan Mesir.

Namun tanpa rencana nan andal untuk melindungi penduduk sipil, pemerintahan Biden menakut-nakuti bakal mengubah kebijakan dukungannya terhadap Israel.

Pada Jumat, mengutip pejabat AS dan golongan bantuan, POLITICO melaporkan bahwa Israel mempunyai rencana untuk memindahkan penduduk Palestina ke al-Mawasi, nan merupakan sebidang tanah di sepanjang pantai selatan Gaza.

Tentara Israel dilaporkan mengirimkan peta wilayah tersebut kepada pekerja support minggu ini, kata POLITICO.

Iklan

Gedung Putih mengatakan pada Jumat bahwa mereka belum memandang rencana komprehensif mengenai pemikiran Israel untuk melakukan invasi ke Rafah.

Israel juga dilaporkan mengatakan bakal memulai invasi ke Rafah “segera” tanpa memberikan tanggal pastinya. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan tentaranya bakal terus melakukan invasi dengan alias tanpa perjanjian gencatan senjata.

AS, berbareng dengan Mesir dan Qatar, telah bekerja keras untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, nan juga bakal membebaskan para sandera nan ditahan oleh Hamas.

Pilihan Editor: Hamas dan CIA Bahas Gencatan Senjata Gaza di Kairo

AL ARABIYA | POLITICO

Sumber Tempo
Tempo