IPW Minta Polisi Proses Hukum Richard Lee Atas Dugaan Rekayasa Pencurian untuk Konten Klinik

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Polresta Padang memproses norma dr. Richard Lee dan dr. Fifi. Musababnya, mereka diduga memerintahkan pelaku pencurian atas nama Kendi untuk mencuri di Klinik Kecantikan Athena demi meningkatkan ketenaran klinik milik Richard Lee itu.

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menyatakan akibat perbuatan mereka, Richard Lee dan Fifi dapat diancam dengan pidana lima tahun penjara. Mereka juga dapat dikenakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik lantaran mengunggahnya ke media sosial. "Polresta Kota Padang kudu berani membikin laporan model A," kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 Mei 2024.

Kasus pencurian di Klinik Kecantikan Athena milik Richard Lee ramai di media massa setelah diviralkan sendiri oleh dr. Richard Lee nan juga seorang influencer. Bahkan, Richard Lee membikin sayembara Rp10 juta bagi nan menangkap pelaku pencurian itu. Aksi pencurian itu berdekatan dengan rencana pembukaan Klinik Athena milik Richard Lee. 

Polresta Padang telah menangkap pelaku pencurian atas nama Kendi. Tapi setelah itu, terungkap kasus pencurian di Klinik Kecantikan Athena milik Richard Lee adalah atas suruhan Fifi, staf dari Richard Lee kepada pelaku Kendi. "Diduga pencurian nan diviralkan tersebut bermaksud meningkatkan ketenaran Klinik Kecantikan Athena," kata Sugeng.

Sugeng mengatakan, IPW menilai tindakan Fifi nan memerintahkan Kendi mencuri di Klinik Kecantikan Athena telah memenuhi perbuatan menyuruh melakukan pencurian nan dapat diganjar dengan sangkaan melanggar Pasal 362 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. "Karenanya wajib diproses norma sampai tuntas ke pengadilan agar diputuskan oleh pengadilan," kata dia.

Iklan

Sugeng menambahkan, Richard Lee juga kudu diproses norma jika terbukti terlibat sebagai tokoh intelektual peristiwa pencurian. Menurut Sugeng, tindakan Fifi, Kendi dan diduga juga Richard Lee adalah tindakan mempermainkan abdi negara penegak norma dan tidak mendidik masyarakat. "Karenanya IPW mendesak jika cukup bukti dikenakan status tersangka dan ditahan," kata Sugeng.

Sugeng mengatakan, IPW juga meminta dalam kasus ini tidak boleh ada proses restoratif justice. Sebab menurut dia, bukan hanya pemilik Klinik Kecantikan Athena nan dirugikan, melainkan juga rasa keadilan masyarakat dipermainkan oleh pihak-pihak nan mengira dapat mengendalikan norma dan abdi negara hukum. 

Pilihan Editor: Amnesty International Ungkap Rentetan Kekerasan Polisi Terhadap Mahasiswa di Makassar

Sumber Tempo
Tempo