Hati-hati! Diet Jus Detoks Punya Efek Samping, Ini Kata Pakar

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Diet dengan langkah minum saribuah detoks dilakoni banyak orang. Dari sisi kesehatan, apakah minum saribuah detoks menyehatkan dan efektif untuk menurunkan berat badan? Ini kata pakar.

Diet detoks diklaim dapat menurunkan berat badan sekaligus membersihkan darah dari racun-racun rawan dalam tubuh. Caranya dengan mengharuskan pelaku detoks mengikuti pola makan ketat berbasis buah, sayuran, jus, dan air putih.

Beberapa diet detoks juga menambahkan konsumsi herba, teh, hingga suplemen untuk membantu upaya 'pembersihan' tubuh lebih efektif. Selain itu, pola diet ini juga diklaim dapat memperbaiki sirkulasi darah, menstimulasi liver dalam menyingkirkan racun, hingga mengasup tubuh dengan beragam nutrisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun begitu, penelitian mengenai manusia dan diet detoks tetap kurang banyak. Beberapa penelitian juga mempunyai kelemahan nan signifikan.

Mengutip Healthline (2/5/2024), penyedia produk diet detoks jarang menyebut secara spesifik racun apa nan dapat mereka singkirkan. Mekanismenya juga tidak jelas.

Selain itu, hanya ada sedikit alias apalagi condong tidak ada sama sekali bukti nan menunjukkan jika diet detoks dapat menyingkirkan racun dari tubuh.

Tubuh bisa melakukan detoks sendiri

Hal lain nan perlu digaris bawahi jika tubuh manusia sejatinya bisa melakukan proses detoks sendiri. Proses pembersihan itu melalui liver, feses, urin, dan keringat nan keluar.

Organ hati juga selalu melakukan fungsinya untuk membikin unsur berbisa menjadi tidak berbahaya, lampau memastikan unsur tersebut dikeluarkan dari tubuh.

Meskipun demikian, ada beberapa bahan kimia nan mungkin tidak mudah dihilangkan melalui proses tubuh, termasuk polutan organik persisten (POPs), ftalat, bisphenol A (BPA), dan logam berat.

Senyawa tersebut condong menumpuk di jaringan lemak alias darah. Lalu butuh waktu sangat lama untuk menyingkirkannya. Namun, senyawa itu umumnya sudah dihilangkan alias dibatasi pada produk komersial saat ini. Jadi, Anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya.

Seberapa efektif diet detoks?

Minum Jus JerukFoto: Getty Images/Farknot_Architect

Banyak orang nan menjalani diet detoks merasa bisa lebih konsentrasi dan energik. Namun, pengaruh ini sebenarnya mungkin hanya lantaran mereka mengeliminasi asupan makanan olahan, alkohol, dan bahan tidak sehat lainnya dari makanan. Jadi, bukan lantaran detoks itu sendiri.

Sebab banyak orang juga melaporkan merasa sangat tidak lezat badan selama periode detoks.

Mengenai pengaruh detoks pada penurunan berat badan, menurut pakar, hanya sangat sedikit studi ilmiah nan membahasnya. Penurunan berat badan nan terjadi disebut mungkin lantaran kehilangan cairan dan penyimpanan karbohidrat alih-alih lemak dalam tubuh.

Berat badan nan turun dengan langkah seperti ini biasanya bakal naik kembali dengan sangat sigap setelah seseorang berakhir diet detoks.

Alasan lain diet detoks bikin berat badan turun adalah lantaran diet ini menerapkan patokan pembatasan kalori nan ketat. Makan buah saja, sayur saja, alias saribuah saja, jelas membikin berat badan bisa turun.

Hati-hati diet dengan minum saribuah detoks punya pengaruh samping. Baca laman selanjutnya.

Sumber Detik Food
Detik Food