Erdogan Wanti-wanti Ancaman Perang Terbuka Rusia vs NATO, Ada Apa?

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Kamis, 11 Jul 2024 23:35 WIB

Erdogan cemas soal ancaman konfrontasi terbuka antara negara-negara NATO dengan Rusia. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto: (AFP/Adem Altan)

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengaku cemas bakal ancaman konfrontasi langsung antara Rusia dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara alias NATO.

Komentar Erdogan muncul saat para pemimpin negara-negara NATO berkumpul di Amerika Serikat, dan ahli bicara pemerintah Rusia Dmitry Peskov mengatakan negaranya sedang merencanakan "tindakan respons" untuk menahan ancaman serius dari aliansi itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemungkinan terjadinya bentrok langsung antara NATO dan Rusia tidak diragukan lagi mengkhawatirkan," kata Erdogan, nan juga datang dalam KTT NATO di Washington AS.

"Langkah apa pun nan dapat mengarah pada hasil ini kudu dihindari secara sadar," imbuhnya, dikutip AFP.

Pernyataan Erdogan juga disampaikan sehari setelah NATO mengumumkan pengiriman jet tempur F-16 ke Ukraina dan menegaskan kembali janji kepada Kyiv soal keanggotaannya ke dalam aliansi tersebut.

Sementara itu Peskov mengatakan aliansi militer Barat sekarang terlibat penuh dalam bentrok atas Ukraina.

Sebagai personil NATO, Turki selama ini berupaya menyeimbangkan hubungan antara dua negara tetangganya di Laut Hitam ialah Rusia dan Ukraina, sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 lalu.

Turki telah mengirim pesawat tak berawak ke Ukraina, namun berupaya mengelak dari hukuman ketua Barat terhadap Moskow. Tahun lampau Erdogan mengatakan "tidak diragukan lagi" Ukraina layak menjadi personil NATO.

(dna)

Sumber cnn indo
cnn indo