Cerita Jemaah Haji Nikmati Cuaca Panas 43 Derajat Celsius di Makkah

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Bowie Haryanto | CNN Indonesia

Rabu, 12 Jun 2024 06:33 WIB

Cuaca panas 43 derajat celsius di Makkah, Arab Saudi, tidak menurunkan semangat jemaah haji asal Indonesia untuk beragama di Masjidil Haram. Suasana tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (10/6). (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)

Makkah, CNN Indonesia --

Cuaca panas mencapai 43 derajat celsius di Makkah, Arab Saudi, Senin (10/6), tidak menurunkan semangat rombongan jemaah haji asal Indonesia untuk menjalani umrah di Masjidil Haram.

Puluhan jemaah haji dari penyelenggara haji unik Tibi Tours menjalani umrah sebagai salah satu syarat ibadah haji pada tahun 1445 Hijriah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski Makkah sedang diselimuti cuaca panas, namun perihal itu tidak menyurutkan semangat puluhan jemaah untuk menjalani umrah nan merupakan salah satu rangkaian ibadah Haji Tamattu.

Rachman Dwi Darma, contohnya. Jemaah haji asal Jakarta itu mengaku tidak terlalu terasa panas ketika menjalani seluruh aktivitas umrah di Masjidil Haram.

"Walaupun cuaca panas, tapi tidak terlalu berasa. Memang padat, tetapi tetap bisa menikmati beragama Tawaf. Kalau Sa'i nyaman, tidak penuh, tidak desak-desakan. Memang prediksi bakalan panas, setelah keluar Masjidil Haram justru terasa panas. Mungkin lantaran lantai di Masjidil Haram dingin, jadi tidak terasa panas," ujar Rachman.

Hal nan sama diungkapkan Sylvia Iman Santoso. Meski sempat ada ketakutan bakal mengalami kesulitan, Sylvia berterima kasih mendapat kemudahan ketika menjalani ibadah umrah.

"Alhamdulillah semua melangkah lancar, tadinya saya juga sudah berpikir: 'Aduh bisa alias tidak?'. Ternyata bisa, jadi senang banget. Tantangannya digeser-geser saat tawaf, tapi gimana lagi, kita kudu jalan terus." ucap Sylvia.

Rombongan jemaah dari penyelenggara haji unik Tibi Tours menjalani umrah Haji Tamattu di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (10/6). (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)Rombongan jemaah dari penyelenggara haji unik Tibi Tours menjalani umrah Haji Tamattu di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (10/6). (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)

Setelah menjalani ibadah umrah, jemaah haji unik bakal menjalani ibadah puncak haji dimulai dengan Wukuf di Arafah pada Sabtu 9 Dzulhijjah 1445 H alias 15 Juni mendatang.

Indonesia mendapat kuota nan terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan ibadah haji pada 2024 dengan jumlah 241 ribu jemaah. Rinciannya, jumlah kuota sebanyak 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus.

(har/pmg)

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn indo
cnn indo