Berbahaya, Ini 5 Cara Mencegah Heat Stroke di Tengah Cuaca Panas Terik

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Hati-hati, cuaca panas nan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia bisa menyebabkan heat stroke. Bagaimana langkah mencegahnya?

Akhir-akhir ini cuaca panas menyerang sebagian besar wilayah Indonesia. Di beberapa tempat, meskipun tetap pagi hari, suhu udara sudah mencapai nomor 36 derajat celcius.

Panasnya udara bisa membikin tidak nyaman. Keringat nan mengalir tiada henti, membikin Anda merasa lengket dan lembap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi selain itu, ada ancaman nan bisa menakut-nakuti jiwa gara-gara cuaca panas, ialah terjadinya heat stroke nan cukup rawan untuk kesehatan.

Heat stroke sendiri merupakan kondisi nan bisa terjadi pada tubuh ketika mengalami peningkatan suhu drastis akibat cuaca panas. Heat stroke bisa menyerang beragam organ tubuh, mulai dari otot, otak, hati, apalagi ginjal.

Ketika Anda terkena heat stroke, perihal pertama nan bakal dirasakan adalah sakit kepala. Rasa sakit ini diikuti dengan kulit nan memerah, debar jantung nan meningkat, mual dan muntah, hingga pingsan.

Lebih parahnya, jika perihal ini dibiarkan Anda bisa mengalami kondisi nan sangat serius, hingga meninggal dunia. Untuk itu, sangat krusial melakukan pencegahan agar tidak terkena heat stroke.

Berikut beberapa perihal nan bisa dilakukan:

1. Jangan pakai baju terlalu ketat

Sirkulasi udara sangat krusial di tengah cuaca panas. Maka, pilih busana nan bisa menyerap keringat dengan sirkulasi udara nan baik.

Hindari busana ketat dan berbahan tebal lantaran bisa menghalang tubuh menurunkan suhu saat Anda berada di tengah cuaca panas. Pakailah busana tipis dan lenggang dan berwarna cerah.

2. Minum air putih

Ilustrasi wanita minum air mineralIlustrasi. Salah satu langkah mencegah heat stroke di tengah cuaca panas terik adalah banyak minum air putih. (iStock/Pongtep Chithan)

Menghidrasi tubuh dengan memenuhi kebutuhan cairan sangat krusial dilakukan. Sebab, saat cuaca panas Anda memproduksi keringat lebih banyak, otomatis tubuh kehilangan banyak cairan.

Untuk itu, minum air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan nan hilang.

3. Batasi aktivitas di luar saat siang hari

Hindari aktivitas di luar, terutama saat suhu betul-betul ekstrem. Jika Anda terpaksa berada di luar ruangan, gunakan pelindung seperti topi alias payung agar tidak terpapar langsung sinar matahari.

4. Pakai sunscreen

Ilustrasi SunscreenIlustrasi. Salah satu langkah mencegah heat stroke di tengah cuaca panas terik adalah memakai sunscreen.(iStockphoto)

Tabir surya alias sunscreen jangan pernah terlewat. Sebab, tabir surya ini bisa melindungi kulit dari paparan langsung sinar mentari nan bisa merusak kulit.

Melansir UMSIDA, Anda dianjurkan pakai sunscreen saat kudu berkegiatan di luar rumah. Gunakan secara teratur.

5. Hindari minuman alias mandi air dingin

Hindari mengkonsumsi langsung minuman bersuhu rendah saat selesai berkegiatan di suhu tinggi. Lebih baik, sesuaikan dulu suhu tubuh dengan suhu ruangan, agar organ-organ di tubuh bisa menyesuaikan dengan air nan dikonsumsi alias dipakai mandi.

(tst/pua)

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn indo
cnn indo