Bamsoet: ARDIN Harus Dorong Peningkatan Digitalisasi Usaha

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

INFO NASIONAL - 

*Ketua MPR RI*

 *JAKARTA* - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor (ARDIN) Indonesia Bambang Soesatyo menuturkan di era digital nan berkembang sangat pesat, para pengusaha dan pelaku upaya mikro mini dan menengah (UMKM) kudu bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dengan memanfaatkan digitalisasi usaha. Kemajuan teknologi melalui jaringan internet dapat membuka akses para pengusaha dan UMKM untuk memasuki pasar nasional dan internasional dengan biaya terjangkau.

"Digitalisasi upaya dapat memperluas akses pasar serta meningkatkan daya saing. Pemanfaatan teknologi dapat digunakan untuk mengakses pilihan supplier nan variatif, pemasaran digital dengan biaya terjangkau, komunikasi nan lebih mudah dengan buyer, efisiensi operasional bisnis, pilihan pembayaran nan mudah dan cepat, serta beragam faedah lainnya," ujar Bamsoet usai memimpin rapat Pengurus Harian ARDIN Indonesia di Parle Senayan Jakarta, Jumat, 21 Juni 2024.

Pengurus Harian ARDIN Indonesia datang antara lain Sekjen Hernan Heru Suprobo, Wakil Ketua Umum Berry Barita Putra, Bendahara Umum Erwin, Wakil Bendahara Yogie Siapaat, Ikang Fauwzi, Elvis Junaedi serta para pengurus pusat lainnya.

Iklan

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bagian Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, saat ini pemerintah tengah giat mensosialisasikan program digitalisasi UMKM. Diantaranya Bank Indonesia dengan program e-farming, e-commerce, pendukung financing, dan e-payment. Selain Bank Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informasi, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi imajinatif juga giat mendorong program digitalisasi UMKM dengan menggandeng pihak swasta, pemerintah daerah, dan provinsi.

"Kementerian Koperasi dan UKM telah bekerja-sama dalam mewujudkan percepatan digital UMKM nan melibatkan sejumlah lokapasar di tanah air, ialah Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada, dan sejumlah marketplace lain. Kementerian Koperasi dan UKM juga menggelar pengarahan teknis untuk UMKM on boarding. Selain itu, melakukan kerjasama dengan sejumlah kementerian/lembaga untuk percepatan digitalisasi UMKM, ialah Kementerian Kominfo, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia," kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI (Ormas Pendiri Partai Golkar) dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menambahkan, ARDIN Indonesia juga mendukung komitmen Presiden Joko Widodo agar Kementerian Koperasi dan UKM berbareng Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terus melakukan percepatan penyediaan pengadaan barang/jasa pemerintah oleh produk koperasi dan UKM melalui sistem E-Katalog LKPP.

"Untuk menyukseskannya perlu peran dari beragam pihak, termasuk ARDIN Indonesia, agar UMKM nan ada saat ini bisa sesegera mungkin terkoneksi dengan ekonomi digital seperti e-Katalog LKPP. Mengingat ARDIN Indonesia tidak hanya diisi para pengusaha nan berasal dari korporasi besar saja. Melainkan juga berasal dari kalangan UMKM dan koperasi," kata Bamsoet. (*)

Sumber Tempo
Tempo