Bamsoet Apresiasi Kiprah Asia Cargo Network

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

INFO NASIONAL - Ketua MPR nan juga pemilik Black Stone Airline, Bambang Soesatyo mengapresiasi kiprah Asia Cargo Network (ACN) nan turut menumbuhkembangkan industri kargo nasional.

ACN adalahgrup kargo udara di Asia Tenggara nan beraksi sejak 1970. Menjadi pionir logistik regional di Asia Tenggara, mempunyai wilayah operasi nan luas di Asia, Afrika, Eropa hingga Timur Tengah.

ACN mempunyai empat maskapai penerbangan di Asia Tenggara dan Timur Tengah, ialah Asia Cargo Airlines, Mena Cargo, Black Stone Airlines, dan World Cargo Airlines.

“ACN mengoperasikan 12 unit pesawat pengangkut Boeing, dengan jumlah tenaga kerja mencapai 800 orang lebih," ujar laki-laki nan berkawan disapa Bamsoet dalam Halal Bihalal ACN Black Stone Airline di Jakarta, Jumat malam, 3 Mei 2024. Turut datang CEO ACN Marco Isaak dan Presiden Director Black Stone Airlines Zack Isaak.

Bamsoet menuturkan, setiap tahun ACN dan Black Stone Airline mengangkut 200 ribu ton kargo dari 64 jalur kargo udara. Pada 27 Oktober 2023, ACN menerima dua penghargaan industri terkemuka ialah “Best e-Commerce Carrier of the Year, Asia Pacific” untuk ACN Group dan “Express Provider of the Year, Asia Pacific” untuk World Cargo Airlines.

Kendati demikian, Bamsoet melanjutkan, ACN Blackstone menghadapi beragam tantangan dalam menumbuhkan bisnisnya. Misalnya pada 2023, satu pesawat Black Stone Airline tertembak OPM ketika hendak menurunkan logistik di wilayah pegunungan Papua.

Kemudian pada April di tahun nan sama, satu pesawat ACN black Stone Airline hancur di Bandara Khartoum Sudan terkena tembakan dan peledak saat terjadi konflik. Lima kru ACN sukses kembali dengan selamat ke Indonesia, walaupun sempet terjebak selama dua pekan di area perang Sudan.

Iklan

“Belum lama ini, awal tahun 2024 lima kru ACN dan satu pesawat juga sempat 'tertahan' sekitar empat bulan dengan argumen tidak jelas oleh oknum berkuasa di Kongo, sebelum akhirnya berkah intervensi pemerintah Indonesia melalui Menteri luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Duta Besar RI di Nairobi, Kenya Mohamad Hery Saripudin, bisa pulang ke Indonesia," kata Bamsoet.

Selain itu, ACN juga kudu menghadapi tingginya nilai avtur di Indonesia—lebih tinggi 20 persen dibanding di Singapura dan Malaysia. Problema ini juga dialami upaya penerbangan lainnya. Karena itu, Bamsoet mendorong pemerintah berbareng Pertamina untuk segera mengatasi tingginya nilai avtur tersebut.

"Tidak hanya mengganggu penerbangan penumpang berjadwal, kenaikan nilai avtur nan semakin tinggi ditambah menguatnya kurs dollar juga telah menyebabkan industri penerbangan kargo terkena dampaknya. Perusahaan kargo rata-rata telah menandatangani perjanjian jangka panjang dengan perusahaan jasa pengiriman dalam negeri untuk mengangkut beragam muatannya. Namun lantaran kondisi nilai avtur nan terus melejit, membikin industri penerbangan kargo juga menjerit," tutur Bamsoet.

Disparitas nilai ini, Bamsoet berpendapat, dapat berakibat pada pemangkasan lapangan pekerjaan. Terlebih industri penerbangan kargo merupakan bagian dari ekosistem pengembangan ekonomi digital Indonesia nan membantu UMKM memasarkan beragam produknya secara digital.

"Sehingga pemasarannya tidak hanya di letak sekitar tempatnya berusaha, melainkan bisa menjangkau beragam wilayah lain dari Sabang hingga Merauke melalui penerbangan kargo," ucapnya. (*)

Sumber Tempo
Tempo