Anak Biden Divonis Bersalah atas 3 Dakwaan Kasus Kepemilikan Senpi

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 12 Jun 2024 01:25 WIB

Juri federal memvonis anak Presiden AS Joe Biden, Hunter Biden bersalah atas tiga dakwaan kasus kepemilikan senjata api ilegal, Selasa (11/6). Hunter Biden divonis bersalah atas dakwaan kepemilikan senjata api. (Reuters)

Jakarta, CNN Indonesia --

Juri federal memvonis anak Presiden AS Joe Biden, Hunter Biden bersalah atas tiga dakwaan kasus kepemilikan senjata api ilegal, Selasa (11/6).

Juri menyatakan Hunter Biden telah melanggar undang-undang nan dimaksudkan untuk melarang pecandu narkoba mempunyai senjata api.

Melansir Reuters, balasan ini menandai pertama kalinya anak seorang presiden nan sedang menjabat alias personil family dekat presiden dinyatakan bersalah melakukan kejahatan, meski kejahatannya sudah ada sebelum masa kedudukan Joe Biden sebagai presiden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendengar putusan tersebut, Hunter dengan ringan menganggukkan kepala, kemudian menepuk punggung pengacaranya, Abbe Lowell dan memeluk personil tim kuasa hukumnya nan lain.

Hunter Biden terancam 25 tahun penjara dan denda hingga 750.000 dolar AS, meskipun dia kemungkinan bakal menerima balasan nan jauh lebih sedikit dari jumlah maksimal sebagai pelanggar pertama kali.

12 orang personil juri berkompromi selama sekitar tiga jam selama dua hari sebelum mengambil keputusan.

Diketahui, Putra Presiden Joe Biden nan berumur 54 tahun itu dihukum atas ketiga tuduhan kejahatan nan berasal dari pembelian pistol pada tahun 2018 saat dia kecanduan narkoba.

Keputusan tersebut diambil saat ayahnya mencalonkan diri untuk dipilih kembali dan pada hari ketika presiden dari Partai Demokrat itu dijadwalkan memberikan pidato di Washington mengenai kekerasan bersenjata.

Sementara itu, Joe Biden menyatakan "cinta dan dukungannya" kepada sang anak dalam sebuah pernyataan nan dikeluarkan oleh Gedung Putih setelah berakhirnya persidangan di Wilmington, Delaware.

"Saya Presiden, tapi saya juga seorang Ayah," kata Biden. "Jill dan saya mencintai putra kami, dan kami sangat bangga dengan sosoknya saat ini."

"Begitu banyak family nan orang-orang tercintanya berjuang melawan kecanduan memahami emosi bangga memandang seseorang nan Anda cintai keluar dari sisi lain dan menjadi begitu kuat dan handal dalam pemulihan," katanya.

"Saya bakal menerima hasil dari kasus ini dan bakal terus menghormati proses peradilan saat Hunter mempertimbangkan banding," tambah Biden.

(pua/pua)

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn indo
cnn indo