7 Kuliner Legendaris Bali yang Bertahan Kelezatannya Lebih dari 50 Tahun!

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Bali memiliki sejuta pesona dari keindahan alam hingga kulinernya. Banyak tempat makan legendaris yang eksis lebih dari 50 tahun bisa ditemui dan populer.

Keindahan alam Bali tak perlu diragukan lagi, sudah banyak diakui oleh para turis mancanegara. Di balik 'surga' Indonesia itu, ada kulinernya yang tak kalah menarik perhatian.

Kuliner legendaris di Bali ternyata banyak ditemui. Bahkan, rata-rata usianya lebih dari 50 tahun, mulai dari Es Waneng hingga Nasi Ayam Kedawetan Ibu Mangku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut 7 kuliner legendaris di Bali yang patut dicoba:

1. Es Waneng

Bali memiliki sajian es legendaris yang patut dicoba, namanya adalah Es Waneng. Sajian es yang ditawarkan berupa es kopyor dengan bahan utamanya adalah santan.

Es Waneng ini disajikan dengan gula merah cair yang membuat rasanya jadi manis legit, tapi ada sensasi gurihnya. Beberapa pembeli memesannya dengan campuran roti.

Es Waneng ternyata sudah melegenda di Bali sejak 1938. Perintisnya adalah I Nengah Waneng yang dulunya berjualan menggunakan gerobak pikul. Sampai sekarang es Waneng masih eksis lho foodies!

2. Kedai Kopi M. Aboe Talib

Kuliner legendaris di BaliKuliner legendaris di Bali Foto: Instagram @jalan.kulinerbali

Kalau liburan di sekitar Tabanan, Bali, patut mampir ke Kedai Kopi M. Aboe Talib. Lokasinya ada di Jalan Gajah Mada No. 53. Kedai kopi ini sudah ada sejak 1940.

Nuansa yang dihadirkan pada kedai kopi ini sangat sederhana. Racikan kopi di sini menggunakan biji kopi robusta asli Pupuan Tabanan. Menu teh tarik dan aneka jajanan juga ditawarkan oleh Kedai Kopi M. Aboe Talib.

3. Bebek Betutu Pak Mangku Gunung Lebah

Bebek betutu yang disajikan dengan rasa gurih pedas diketahui mudah ditemui di Bali. Salah satu yang legendaris adalah Bebek Betutu Pekak Mangku yang lokasinya ada di Banjar Penestanan, Ubud.
Tempat makan ini sudah eksis sejak tahun 1960-an. Sajian bebek betutu ini menggunakan satu ekor utuh, kemudian dibungkus menggunakan pelepah pinang.

Proses memasaknya selama 12 jam menggunakan bara sekam padi. Penyajiannya bersama pleceing kangkung, lawar batang pisang, dan sambal matah.

Simak Video "Menyantap Nasi Uduk Kaum 58 dengan Aneka Pilihan Lauk"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber Detik Food
Detik Food