3 Vaksin Wajib untuk Jemaah Haji 2024

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

TEMPO.CO, Jakarta - Ibadah haji merupakan momen sakral bagi umat Muslim di seluruh dunia. Namun, di kembali keagungan dan kebahagiaan dalam menjalankan rukun Islam nan kelima ini, kesehatan calon jemaah haji menjadi aspek utama nan kudu dipersiapkan dengan matang. 

Dikutip dari laman Kemenag, pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), telah menetapkan beberapa vaksin wajib nan kudu diperoleh oleh calon jemaah haji 1445H/2024M. Berikut adalah tiga vaksin nan diwajibkan serta nan dianjurkan untuk menjaga kesehatan jemaah haji:

1. Vaksin Meningitis

Vaksin ini menjadi nan utama dan wajib diperoleh oleh setiap calon jemaah haji. Direkomendasikan oleh Kemenkes, vaksin meningitis bermaksud untuk melindungi jemaah dari penyakit nan umumnya menyerang negara-negara di Afrika. 

Meningitis dapat menimbulkan komplikasi serius dan apalagi kematian jika tidak ditangani dengan cepat. Dengan mendapatkan vaksin ini, diharapkan jemaah haji bisa terlindungi sepenuhnya selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

2. Vaksin Polio

Meskipun vaksin polio tidak diwajibkan untuk semua jemaah haji, namun ada dua provinsi di Indonesia nan diwajibkan mendapatkannya, ialah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hal ini disebabkan oleh adanya kasus polio di beberapa kabupaten di kedua provinsi tersebut. 

Meskipun jemaah haji sendiri tidak secara langsung terkena dampaknya, namun penyebaran virus polio nan merupakan ancaman bagi kesehatan masyarakat umum kudu dicegah dengan memberikan vaksin kepada jemaah.

Iklan

3. Vaksin Influenza dan Pneumonia

Selain vaksin wajib, Kemenkes juga merekomendasikan vaksin influenza dan pneumonia sebagai bagian dari perlengkapan kesehatan jemaah haji. Vaksin-vaksin ini tidak hanya membantu melindungi jemaah dari penyakit-penyakit pernapasan nan umumnya menyebar di kerumunan orang, tetapi juga membantu menjaga kesehatan jemaah nan berumur lanjut (lansia), nan jumlahnya mencapai 45.000 orang pada penyelenggaraan haji 2024.

Dilansir Antara, selain ketiga vaksin di atas, jamaah haji tetap wajib melakukan vaksin COVID-19. Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Rujukan dan Pelayanan Khusus Dinas Kesehatan (Dinkes) Kapuas Hulu Indra Adiguna, bahwa vaksin COVID-19 menjadi syarat keberangkatan haji nan telah ditetapkan Arab Saudi, di mana setiap calon jamaah haji diwajibkan telah vaksin COVID-19 minimal vaksin booster.

Pentingnya vaksinasi dalam persiapan haji tidak bisa diabaikan. Selain menjaga kesehatan pribadi, vaksinasi juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan moral untuk melindungi umat dari penyebaran penyakit nan berpotensi merugikan. 

Dengan kesadaran bakal pentingnya vaksinasi dan support penuh dari pemerintah dalam penyediaan akomodasi dan tenaga medis nan berkualitas, diharapkan setiap jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sehat.

Pilihan editor: Masalah Kesehatan nan Perlu Diperhatikan Jemaah Haji Agar Tak Ganggu Ibadah

Sumber Tempo
Tempo