3 Turis yang Hilang Misterius di Meksiko Ditemukan Tewas

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Sabtu, 04 Mei 2024 11:15 WIB

Mayat-mayat itu ditemukan di teluk pemancingan dan perkemahan di Ensenada, Baja California, negara bagian Meksiko nan kerap terjadi kejahatan dan kekerasan. Ilustrasi korban tewas. (iStock/aradaphotography)

Jakarta, CNN Indonesia --

Para pejabat Meksiko mengatakan pada Jumat (3/5) bahwa mereka telah menemukan mayit di letak di mana tiga turis itu dilaporkan hilang. Tiga turis itu dua di antaranya berkerabat asal Australia dan seorang dari Amerika Serikat (AS).

Mayat-mayat itu ditemukan di teluk pemancingan dan perkemahan di Ensenada, Baja California, sebuah negara bagian nan kerap terjadi kasus kejahatan dan kekerasan.

Seperti dilansir Reuters, para pejabat setempat mengatakan pada Kamis (2/5) bahwa mereka sedang menanyai tiga orang sehubungan dengan kasus tersebut. Belum jelas apakah orang-orang tersebut menjadi tersangka dalam kematian 3 turis itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebuah outlet buletin Australia melaporkan bahwa orang tua dari kerabat laki-laki Jake dan Callum Robinson sedang dalam perjalanan ke Meksiko, untuk berada sedekat mungkin dengan wilayah di mana kedua putra mereka terakhir kali terlihat.

Outlet media tersebut melaporkan ketiga orang nan diinterogasi mempunyai narkoba dan seorang wanita dalam golongan tersebut mempunyai ponsel salah satu penduduk Australia nan tewas itu.

Maria Elena Andrade Ramirez, Kepala Jaksa Penuntut Negara Bagian, mengatakan pada Kamis (2/5) bahwa bukti, termasuk tenda, nan mengenai dengan orang-orang nan lenyap telah ditemukan dan bahwa penyelidik telah menemukan banyak info krusial nan tidak dapat dipublikasikan.

Jaksa Penuntut mengatakan kantornya tidak segera diberitahu tentang hilangnya orang-orang tersebut. Keluarga Callum dan Jack Carter Rhoad, nan sedang berpiknik selancar, menurut pihak berwenang, terakhir terlihat pada 27 April lalu. Pihak berkuasa Baja California secara resmi mengumumkan hilangnya orang-orang tersebut pada Kamis (3/5).

Associated Press mengatakan Debra Robinson, ibu dari korban asal Australia tersebut, telah memasang pemberitahuan di FB meminta support untuk menemukan putra-putranya nan berjalan berbareng seorang penduduk AS.

"Menjangkau siapa pun nan pernah memandang kedua putra saya," tulis Robinson di Facebook. "Mereka belum menghubungi kami sejak Sabtu 27 April. Mereka berjalan dengan kawan lain nan merupakan penduduk negara Amerika.. Mereka dijadwalkan memesan Airbnb di Rosarito setelah berkemah di akhir pekan, namun mereka tidak muncul."

Surat berita San Diego Union-Tribune melaporkan Callum Johnson belum melapor untuk kembali bekerja di pekerjaannya di San Diego.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Australia mengatakan Kedutaan Besar Australia di Meksiko bekerja sama dengan pihak berkuasa Meksiko dan Polisi Federal Australia dan secara teratur melakukan kontak dengan family tersebut untuk memberikan dukungan.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn indo
cnn indo