3 Negara Mayoritas Muslim yang Putus Hubungan dengan Israel

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa negara nan mempunyai relasi dengan Israel sebelumnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan diplomatiknya.

Sebab Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) belum lama ini berencana mengirimkan Israel surat penangkapan untuk sejumlah pejabat tinggi, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah pejabat Israel nan terlibat dalam bentrok Israel-Hamas kian cemas terhadap surat putusan nan disebut bakal dikirim pada pekan ini.

Mulai dari negara kepulauan sampai nan terletak di benua Afrika pernah menarik perwakilan diplomatiknya di Israel.

Lalu, siapa saja negara kebanyakan Muslim nan memilih untuk putus hubungan dengan Israel?

1. Turki

Pemerintah Turki memutuskan untuk memanggil kembali duta besarnya dari Israel untuk kembali usai mempertimbangkan tindakan Tel Aviv di Jalur Gaza.

Lebih dari itu, Turki juga memutuskan untuk menghentikan semua perjanjian jual beli dengan Israel.

"Transaksi ekspor dan impor mengenai Israel telah dihentikan, mencakup semua produk," ujar Menteri Perdagangan Turki seperti dikutip dari Reuters, Jumat (3/5).

Kedua negara sebelumnya disebut mempunyai kesepakatan jual beli hingga mencapai US$6.8 miliar pada 2023.

"Turki bakal secara ketat dan tegas menerapkan langkah-langkah baru ini sampai Pemerintah Israel mengizinkan aliran support kemanusiaan nan cukup dan tidak terputus ke Gaza," tambah sang Menteri Perdagangan.

2. Bahrain

Bahrain menjadi negara kedua kebanyakan Muslim nan memutus hubungan diplomatik dengan Negeri Zionis Timur Tengah itu.

Duta besar Bahrain disebut telah meninggalkan Israel sebagai pernyataan sikap terhadap agresi sadis Israel sejak Oktober 2023 lalu.

Parlemen Bahrain kemudian menegaskan untuk menghentikan kesepakatan ekonomi.

"Dewan menegaskan bahwa berlanjutnya perang dan operasi militer, dan eskalasi Israel nan terus bersambung mengingat kurangnya penghormatan terhadap norma kemanusiaan internasional, mendorong Dewan untuk menuntut lebih banyak keputusan dan tindakan nan menyelamatkan nyawa orang-orang tak berdosa dan penduduk sipil di Gaza. dan seluruh wilayah Palestina," demikian disampaikan dalam pernyataan Parlemen Bahrain seperti dikutip dari Arab News.

Padahal, Bahrain sebelumnya pernah menandatangani perjanjian Abraham (Abraham Accords) nan membahas tentang perjanjian kolektif antara Uni Emirat Arab, Israel, dan Bahrain.

3. Yordania

Sebagai salah satu negara nan berbatasan langsung dengan Israel, Yordania mempunyai sikap tegas terhadap tindakan Tel Aviv.

Raja Abdullah II pun memberi peringatan keras ke Netanyahu tentang eskalasi bentrok nan terus berjalan di Jalur Gaza.

Alhasil, pihaknya memutuskan untuk menarik duta besarnya pada awal November 2023 lalu. Ini secara tak langsung dapat menakut-nakuti hubungan diplomatik Israel nan telah melangkah selama ini.

Yordania juga menyebut bahwa Israel telah menciptakan 'bencana kemanusiaan nan belum pernah terjadi sebelumnya.' Ini menjadi suatu ketegasan dari negara nan mayoritasnya berakidah Muslim tersebut.

(val/bac)

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn indo
cnn indo