10 Cara Membedakan Tas Gucci Asli atau Palsu

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CANTIKA.COM, Jakarta - Dalam ulasan mode alias fashion kali ini, kita mengulik langkah membedakan tas Gucci original alias palsu. Seperti rumah mode lainnya, tas Gucci tiruan banyak beredar di pasaran. Bagi Anda nan mau berinvestasi alias baru bakal membeli tas Gucci untuk kali pertama, berikut hal-hal nan perlu diperhatikan.

1. Penulisan Nama Gucci

Pada dasarnya setiap bagian tas Gucci ditandai dengan nama mereknya. Anda bakal melihatnya di setiap perangkat keras, baik tag interior maupun eksterior, dan perlengkapan tambahan lainnya seperti kartu kontrol dan dust bag. Di mana pun nama merek berada, tampilannya kudu selalu sama.

Setiap huruf kudu mengikuti style font unik merek. Huruf 'G' kudu sangat bulat, dan serifnya kudu meluas ke dalam dan ke luar; sisi kiri 'U' kudu lebih tebal daripada sisi kanan, dan kedua serif kudu mempunyai panjang nan kira-kira sama; setiap 'C' kudu sangat bulat; kedua serif pada 'I' kudu mempunyai panjang nan kira-kira sama; setiap huruf kudu menggunakan huruf kapital dan diberi jarak nan sama.

Jika nama merek Gucci tidak muncul seperti ini di seluruh tas, itu palsu. Tidak ada ragam – apalagi pada style vintage.

2. Pola Diamante

Sebaliknya, pola Diamante telah berubah sejak pertama kali dirancang pada tahun 1930-an. Meskipun awalnya seluruhnya terdiri dari titik-titik (dengan total 12 di setiap berlian), logo ‘GG’ kemudian ditambahkan ke empat titik di masing-masing berlian.

Pada tas Gucci asli, huruf 'G' pada logo kudu dicerminkan dan dibalik, sehingga huruf 'G' kiri menghadap ke kanan dan 'G' kanan menghadap ke kiri. Harus ada satu alias dua titik di antara setiap logo.

Jika hanya ada satu, keseluruhan pola Diamante kudu berukuran sepertiga dari ukuran normalnya. Apa pun style pola Diamante, pola tersebut kudu selalu sejajar sempurna saat diselingi oleh jahitan alias saku.

3. 'PLUS' ditulis di antara 'Gs' pada pola Diamante

Gucci Plus adalah rangkaian potongan nilai nan diciptakan oleh Paolo Gucci di tahun 70-an. Khawatir perihal itu bakal menurunkan nilai merek mewah tersebut, personil family Gucci lainnya dengan tegas menentang produksinya. Setelah Paolo terus mengerjakan perihal itu secara rahasia, mereka menggugatnya lantaran pelanggaran kewenangan cipta.

Meskipun Paolo memenangkan kasus ini, mengizinkan dia untuk membikin lini produk Gucci Plus selama dia memberi merek jual beli nan berbeda (tulisan 'PLUS' di antara huruf 'G'), pihak rumah mode asal Italia itu tidak pernah mengakuinya sebagai produk nan sah. Tas Gucci Plus secara teknis merupakan peralatan tiruan.

4. Jahitan Label

Sebagian besar model Gucci menampilkan label kulit persegi panjang, nan diberi stempel dengan info identitas merek, di suatu tempat di bagian luarnya. Pada tas Gucci asli, label ini kudu selalu dipasang di sisi kanan dan kirinya dengan jahitan agak miring – tidak pernah lurus sempurna.

5. Perangkat Keras Memiliki Lapisan Metalik

Tergantung pada style tas dan tahun peluncurannya, Gucci mengubah tampilan dan pabrikan perangkat kerasnya. Kunci piston dan penarik ritsleting, misalnya, sering kali divariasikan. Hal ini membikin susah untuk mengautentikasi tas Gucci berasas perangkat kerasnya.

Namun, apa pun perangkat keras nan dimiliki sebuah tas, semuanya kudu mempunyai lapisan metalik nan sama. Jika satu keping berwarna perak, maka semuanya kudu berwarna perak; jika satu keping adalah emas, maka semuanya kudu menjadi emas. Namun, tidak jarang lapisan emas memudar pada model vintage, terutama pada perangkat keras nan paling sering disentuh.

6. Lapisan Dalam Tas

Kecuali tas keluaran terbaru Alessandro Michele, nan semuanya dilapisi dengan linen berwarna krem, bagian dalam tas Gucci original kudu selalu melengkapi bahan eksteriornya. Jika Anda menemukan tas kulit Gucci berwarna merah muda dengan lapisan oranye, itu pasti merupakan tanda tas Gucci Palsu.

7. Label Kulit Bagian Dalam

Apa pun style tas Gucci, label kulit bagian dalam kudu selalu ditemukan di tembok belakangnya, baik di sepanjang jahitan atasnya alias tepat di bawah saku. Di sini hanya bagian atasnya nan bakal dijahit ke tas, sehingga bisa dibalik untuk mengungkapkan nomor seri.

8. Nomor Seri Tas

Nomor seri tas hanya boleh berisi nomor – tepatnya antara 10 dan 13 – nan dipisahkan oleh titik alias tanda hubung. Karena tidak unik, nan menandakan model tas dan kode pemasok, nomor seri nan sama dapat dilihat pada beberapa tas Gucci.

9. Kode QR

Gucci memperkenalkan kode QR (atau respons cepat) pada tahun 2016. Ini adalah kode batang 10 digit nan dapat ditemukan pada lingkaran kain hitam, nan ditempelkan pada salah satu jahitan samping tas. Meskipun kode QR dapat dipindai oleh ponsel pandai untuk memverifikasi apakah tas Gucci original alias tidak, namun perihal tersebut tidak memberikan agunan mutlak.

Sama seperti nomor seri, kode QR tidak unik dan mudah diduplikasi. Namun, jika koleksi terkini tidak mempunyai kode QR sama sekali, itu termasuk tanda tas Gucci palsu.

10. Bahan Terbaik

Kualitas tas Gucci kudu selalu sesuai dengan banderol harganya nan mahal/ Kulitnya kudu lembut dan kenyal, perangkat kerasnya kudu kokoh dan berat, serta jahitannya kudu rata dan konsisten. Jika tasnya tidak terlihat betul-betul mewah, maka tas tersebut pasti tiruan.

Itulah sepuluh langkah membedakan tas Gucci original alias palsu, semoga membantu.

Pilihan Editor: 4 Cara Membedakan Dompet Gucci Asli alias Palsu

THE VINTAGE BAR | THE HANDBAG CLINIC

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Sumber Tempo
Tempo